SELAMAT DATANG DI AGEN BOLA TERBAIK BIDANBOLA. AGEN BOLA TERPERCAYA, CASINO ONLINE INDONESIA. BONUS ROLLINGAN LIVE CASINO 1%, BONUS DEPOSIT 10% SPORTSBOOK & COCKFIGHT (HANYA NEW MEMBER), BONUS TURNOVER SPORTBOOK UP TO 0.75%, BONUS DEPOSIT WEEKEND 3% (SABTU & MINGGU), BONUS CASHBACK SPORTBOOK & COCKFIGHT S/D 20%, BONUS INVESTASI 2.5% (SEUMUR HIDUP). JANGAN LEWATKAN PERTANDINGAN PIALA DUNIA RUSIA 2018, TANGGAL 15-07-2018 PADA PUKUL 22:00 WIB ANTARA FRANCIS VS KROASIA YANG AKAN DI SIARKAN SECARA LANGSUNG DI TRANS TV. DUKUNG TERUS NEGARA FAVORITMU BERSAMA WWW.BIDANBOLA.COM
Agen Bola Terbaik -Terlalu Percaya Diri, PSG pun Tersingkir dari Couple de La Ligue

Agen Bola Terbaik -Terlalu Percaya Diri, PSG pun Tersingkir dari Couple de La Ligue, Kejutan terjadi di Couple de la Ligue. Paris Saint-Germain tersingkir di perempatfinal setelah kalah 1-2 dari tim juru kunci Ligue 1 saat ini, Guingamp.

Menjamu Guingamp di Parc de Princes, Kamis (10/1/2019) dini hari WIB, PSG lebih dijagokan untuk menang. Guingamp saat ini terbenam di dasar klasemen Ligue 1, sementara PSG adalah juara turnamen ini dalam 5 musim terakhir.

PSG pun tampil begitu dominan atas tamunya tersebut. Penguasaan bola Neymar dkk mencapat 76% dengan total 18 tembakan. Sedangkan Guingamp tercatat melepaskan 7 tembakan, 3 diantaranya mengarah ke gawang.

Walaupun demikian, PSG sempat terancam lebih dulu di menit ke-61. Guingamp mendapat hadiah penalti menyusul pelanggaran Thomas  Meunier terhadap Ludovic Blas. Tetapi Marcus Thuram yang maju sebagai eksekutor gagal menyarangkan bola ke gawang setelah tendangannya melambung.

PSG kemudian mampu unggul lebih dulu 1 menit kemudian. Neymar menjebol gawang Guingamp dengan sundulan setelah memanfaatkan umpan Meunier.

Namun PSG lagi-lagi dihukum penalti. sempat melihat VAR, wasit menunjuk titik putih untuk pelanggaran Juan Bernat kepada Marcus Coco. Yeni N'Gbakoto sukses mengonversi penalti menjadi gol untuk mengubah skor menjadi 1-1 pada menit ke-81.

Di masa injury time, tepatnya menit ke-93, Guingamp kembali mendapat penalti. Kali ini Thilo Kehrer yang melakukan pelanggaran terhadap Thuram. Putra mantan pesepakbola Prancis Lilian Thuram tersebut kemudian berhasil mengeksekusi penalti untuk memberi Guingamp kemenangan sekaligus menyingkirkan PSG.

Pelatih PSG Thomas Tuchel mengakui timnya bermain terlalu santai. Ia menilai PSG terlalu percaya diri.

"Saya tidak tahu apakah ini layak atau tidak, kami punya banyak peluang. Sejujurnya kami bermain dengan terlalu percaya diri. Kalah di laga ini dengan 3 penalti tersebut sulit. Sedikit aneh," kata Tuchel kepada Canal+.

"Kami tidak bermain dengan rasa lapar. Malam ini kami akan kehilangan peluang untuk meraih trofi. Namun dalam setiap kekalahan, ada yang bisa dipelajari. Ini sulit, tapi dibutuhkan untuk terus berkembang, saya harap ini hanya kecelakaan."

"Kami harus bermain lebih konsisten, kami tidan memasang racikan yang tepat. Kami terlalu santai," katanya menambahkan.