SELAMAT DATANG DI AGEN BOLA TERBAIK BIDANBOLA. AGEN BOLA TERPERCAYA, CASINO ONLINE INDONESIA. BONUS ROLLINGAN LIVE CASINO 1%, BONUS DEPOSIT 10% SPORTSBOOK & COCKFIGHT (HANYA NEW MEMBER), BONUS TURNOVER SPORTBOOK UP TO 0.75%, BONUS DEPOSIT WEEKEND 3% (SABTU & MINGGU), BONUS CASHBACK SPORTBOOK & COCKFIGHT S/D 20%, BONUS INVESTASI 2.5% (SEUMUR HIDUP). JANGAN LEWATKAN PERTANDINGAN PIALA DUNIA RUSIA 2018, TANGGAL 19-06-2018 ANTARA TUNISIA VS ENGLAND, PUKUL 01:00 WIB, TRANS TV. DUKUNG TERUS NEGARA FAVORITMU BERSAMA WWW.BIDANBOLA.COM
Agen Bola Terpercaya - Zidane Seharusnya Dapat Respek Lebih Besar

Agen Bola Terpercaya - Zidane Seharusnya Dapat Respek Lebih Besar, Zinedine Zidane disoroti menyusul hasil-hasil mengecewakan Real Madrid belakangan ini. Kritik untuknya dinilai tak pantas untuk Zidane.

Madrid menurun belakangan ini. Di La Liga, Los Blancos kini tercecer di posisi empat dengan tertinggal 16 poin dari Barcelona di puncak klasemen.

Hasil-hasil Cristiano Ronaldo dkk, juga amat mengecewakan. Dalam empat laga terakhir di seluruh ajang, mereka cuma sekali menang sementara dipermalukan Barcelona 0-3 di Santiago Bernabeu dan diimbangi Celta Vigo dan Numancia.

Diimbangi Numancia yang merupakan tim divisi Segunda di Copa del Rey jelas hasil yang tak membanggakan, meski pada akhirnya Madrid tetap lolos ke fase berikutnya. Sebelumnya Los Merengues malah diimbangi tim Segunda B yakni Fuenlabrada di turnamen yang sama.

Sepanjang musim ini, Madrid juga sudah merasakan kekalahan dari tim-tim macam Real Betis dan Girona. Performa ini membuat Zidane belakangan sangat disoroti.

Pilihan taktiknya mulai dipertanyakan. Salah satu yang paling disoroti adalah saat kalah di El Clasico, dengan kuartet gelandang Toni Kroos, Luka Modric, Casemiro dan Mateo Kovacic tak bekerja dengan baik.

Namun Zidane juga mendapatkan pembelaan. Eks pemain Barcelona dan Madrid Michael Laudrup menilai tak seharusnya Zidane langsung dikritik, mengingat raihannya dalam dua musim terakhir juga amat top.

"Saya rasa dia sudah bekerja dengan fantastis. Dia datang dalam momen yang sulit, dia sulit meraih sesuatu untuk kali pertama di sejarah Liga Champions sejak dimulai pada 1993, tim pertama yang memenangi Liga Champions dua kali secara berurutan, dia juga memenangi Liga Spanyol di depan Barcelona," kata Laudrup.

"Jadi rasanya dia sudah melakukan kerja yang fantastis musim ini. Semua orang berbicara sejak awal musim di Piala Super, ketika mereka mengalahkan Barcelona, dan tahun itu mereka memenangi segalanya."

"Tahun ini tidak seperti itu, tapi saya rasa apa yang telah dia lakukan di dua tahun terakhir seharusnya lebih dari cukup untuk memberinya kredit jauh lebih banyak, meskipun mereka tak memenangi apapun. Dia harusnya mendapatkan kredit lebih besar dan melanjutkan pekerjaannya," imbuhnya.